8 Des 2012

Premium dicampur Pertamax atau Pertamax Plus, Apa Boleh ?

premium campur pertamax
Premium dicampur Pertamax atau Pertamax Plus, Apa Boleh ?

Info Umum - Akankah berpotensi merusak mesin ?

Pertanyaan seperti ini mungkin pernah kita dengar.
Berikut realita yang sebetulnya :

Antara bensin Premium RON 88 dan bensin non subsidi Oktan 92 / 95 :

Pada dasarnya bensin premium RON 88 dan bensin Oktan 92 / 95 berasal dari sumber yang sama (Straight Run Gasoline dari kilang), hanya saja pada bensin Oktan 92 / 95 ditambahkan zat peningkat Oktan yang disebut HOMC (High Octane Mogas Component), Additive Detergent, dan lain-lain. Serta proses pengilangan dengan standard baku yang lebih ketat menyangkut batasan kandungan Sulphur, Benzene dan Olefin.


Apa efek mencampur bensin Oktan 92 / 95 ke Premium :

Akan meningkatkan kualitas bensin Premium tersebut (dibanding Premium murni).


Efek terhadap mesin antara penggunaan Premium murni VS Premium dicampur bensin non subsidi Oktan 92 / 95 : Tentu akan lebih baik jika Premium dicampur bensin non subsidi dimana unsur-unsur additive pada BBM non subsidi akan membantu memperbaiki kekurangan-kekurangan pada bensin Premium.

Berikut penjelasan mengenai jika Premium dicampur Pertamax atau Pertamax Plus, Apa Boleh ?

Aplikasi pada mesin :

Tergantung sejauh mana mesin yang kita gunakan mampu menolerir Oktan yang rendah, komposisi campuran sifatnya bervariasi sejauh mesin tidak mengalami ngelitik.

Tetapi untuk mesin-mesin bensin modern yang mampu menolerir Oktan rendah, team Kami merekomendasikan minimal 20% bensin non subsidi Oktan 92 / 95 pada bahan bakar campuran.

Bolehkah mencampur bensin Premium dengan Pertamax / Shell / Total ?

Akankah berpotensi merusak mesin ?

Pertanyaan seperti ini mungkin pernah kita dengar.
Berikut realita yang sebetulnya :

Jika kita menggunakan bensin campuran antara Non subsidi dan Premium RON 88 maka team Kami sangat merekomendasikan penambahan Additive untuk menutupi kekurangan zat Detergent pada Premium.

Additive bensin yang kami rekomendasikan yaitu yang mengandung bahan PEA (PolyEther Amine) dan anti rust agent, dimana biasanya tertulis pada label di belakang botol, gunakan dosis minimum (dosis perawatan).

Tetapi khusus untuk mesin bensin :

1. Dengan sistem Injeksi langsung (Gasoline Direct Injection) ataupun dengan Turbo.

2. Mobil-mobil CBU yang sebetulnya bukan ditujukan untuk pasar Indonesia.

Maka team Kami sama sekali tidak merekomendasikan adanya kandungan premium RON 88 pada bahan bakar yang digunakan.

Catatan :

  1. Pencampuran bensin Premium dengan bensin non subsidi oktan 92 / 95 : Pilihlah salah satu merek bensin non subsidi, hindari pencampuran 2 jenis bensin non subsidi beda merek.
  2. Penggunaan bensin Premium membutuhkan perawatan tangki bahan bakar yang yang lebih intensive, seperti proses kuras tangki / pembersihan filter screen pada Electric Fuel pump secara rutin. Juga proses pembersihan kerak karbon pada ruang bakar mesin secara rutin.

Maka jika Anda tergolong pengguna yang tidak ada waktu untuk ke bengkel untuk proses perawatan tangki BBM dan mesin secara rutin, maka sebaiknya hindari penggunaan bensin Premium

Sekian pembahasan mengenai Premium dicampur Pertamax atau Pertamax Plus, Apa Boleh ?

Artikel Terkait:

Posted by: Roy Wijaya Mr
Dealer Mobil Suzuki Semarang, Updated at: 01.01
Comments
12 Comments

12 komentar :

  1. bahaya juga ya mencampur bensin premium dengan pertamax dan ga sembarangan

    BalasHapus
    Balasan
    1. bahaya gimana bro?
      Kan penjelasan di atas dibilang, "Apa efek mencampur bensin Oktan 92 / 95 ke Premium: Akan meningkatkan kualitas bensin Premium tersebut (dibanding Premium murni)."

      selain itu, "Efek terhadap mesin antara penggunaan Premium murni VS Premium dicampur bensin non subsidi Oktan 92 / 95 : Tentu akan lebih baik jika Premium dicampur bensin non subsidi dimana unsur-unsur additive pada BBM non subsidi akan membantu memperbaiki kekurangan-kekurangan pada bensin Premium."

      dimana bahayanya bro??

      Yg perlu di perhatikan itu motor kita punya "kompresi" berapa?
      Ane pernah baca,
      kompresi <9:1 = premium
      kompresi 9.1:1 - 10:1 = pertamax
      kompresi >10.1:1 = pertamax plus

      CMIIW…

      Hapus
  2. baiknya sih kalo mau campur seperti itu, pertamax plus 60% + premium 40%

    BalasHapus
  3. gimana kalo tetap pake premium tapi sekali sebulan diisi pertamax plus full untuk mencuci mesin...

    BalasHapus
  4. Sebenarnya mobil jaman sekarang sudah tidak layak lagi pada mesin injeksi dipaksakan dengan bensin premium yang mempunyai kadar timbal

    BalasHapus
  5. Bagaimana kalau bensin premium dicampur dengan shell super?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah kalau di premium di campur shell super saya belum pernah coba. Soalnya ditempat saya tidak ada jenis bensin tersebut

      Hapus
  6. tapi apa tidak terjadi kerusakan apa ya mas dengan pencampuran bensin tersebut. Zat kimia bensin kan cairannya agak berbeda

    BalasHapus
  7. wah saya sering nih campur premium dgn pertamax. jd harus ada perawatan lbh extra ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh saja mencampurnya tapi harus benar komposisinya, jika ingin mencampurnya perlu dimintai pendapat pada mekanik di dealer sebab kompresi tiap mobil berbeda-beda

      Hapus
  8. Saya pernah coba campurin cairan pakai booster tarikannya jadi galak buat tanjakan ngaruh ga ya sama pembakarannya

    BalasHapus

Salam Hormat Kami

SALES MARKETING
ROY

Telp atau SMS
083-84-22-78-725
082-13-37-86-056

PIN BB 26BBCE66

pusatsuzuki@yahoo.com

Dealer Suzuki Semarang

artikel paling banyak di baca

relasi customer mobil suzuki gratis-servis-mobil-suzuki

eXTReMe Tracker
cari artikel suzuki