22 Jun 2013

Perbedaan Power Steering Mobil Hidraulik dan Electric

Power steering Mobil banyak jenisnya dari yang model hidrolis sampai hingga model yang Electric. Cara perawatannya juga bervariasi.

Kebutuhan akan power steering saat ini sudah menjadi hal yang paling utama, demikian juga apa yang sudah dimiliki di beberapa product Suzuki. Untuk semua mobil yang berjenis passanger atau penumpang sudah dilengkapi power steering.

Perbedaan power steering Elektrik dan Hidraulik yaitu :
gambar-power-steering-hidrolis-hidrolic
  • Power Steering Hidraulik
    Mobil jaman dahulu yang sudah memiliki power steering pada mobil ber-tipe penggerak roda depan, saat itu masih di aplikasikan pada mobil berjenis sedan. Power steeringnya memakai power rack dan pinion system, yang mana ada yang menyebutnya integral power steering gear assembly.
    Pada sistem ini masih memakai satu pompa power steering (biasa dipasang pada engine) yang digerakan menggunakan satu belt.Untuk aliran miyak power steering dari pompa ke rack menggunakan selang power steering high preasurre dan selang balik power steering.
    Bekerjanya power steering hidrolik : Apabila setir kemudi kita putar, menjadikan antara bobot kendaraan terjadi pergesekan ban pada jalan yang akhirnya menimbulkan torsion bar di dalam rotary valve menjadi membelok.
    eletric-power-steering-eps-elektrik
  • Electric Power Steering
    Atau disingkat EPS, adalah salah satu mekanisme spec teknologi terbaru tanpa menggunakan pompa oli power steering. Power Steering Electronic ini dapat bekerja dengan sendirinya di saat mobil dalam posisi On (standby), tentunya anak kunci kita kontak terlebih dahulu supaya tenaga yang dihasilkan oleh motor listrik power steering dapat digerakkan oleh tenaga listrik yang dihasilkan oleh aki. Indikator power steering juga dapat dilihat pada spedometer mobil Anda, biasanya ditandai oleh lampu yang bergambar setir yang berbentuk lingkaran. Jika mesin dihidupkan Noise suppressor mengirimkan perintah ke control module untuk menjalankan motor listrik dan clutch yang menghubungkan motor dengan batang setir.
    Sehingga bagian sensor yang berada di steering rack mengirimkan informasi kepada control module di saat setir mulai diputar. Setelah perintah pesan itu sampai pada control module akan membalikkan arus listrik sesuai dengan kebutuhan kepada motor listrik untuk segera melakukan putaran gigi kemudi, sehingga apabila Anda memutar stang kemudi setir jadi lebih ringan.
    EPS juga memiliki sistem vehicle speed sensor, ini digunakan apabila disaat mobil sudah berjalan pada kecepatan lebih dari 80 KM. Lalu sensor vehicle speed akan mematikan motor elektrik power steering-nya menjadi lebih berat, supaya lebih aman dan stabil disaat mobil dengan kecepatan tinggi.
    Sehingga pengaturan motor listrik berjalan secara otomatis sesuai dari kebutuhan dan besaran arus listrik-nya. Bila terjadi kesalahan maka sensor memberikan kode tertentu jika ada malfungsi pada sistem.

Cara Menjaga Power Steering supaya baik dan tahan lama yaitu :
  1. Seandainnya Mobil ingin berbelok ada baiknya mobil dijalankan dahulu lalu kemudian berbelok. 
  2. Hindari membelok setir hingga mentok terlalu lama. 
  3. Mengisi oli power steering harus berjenis ATF.
  4. Untuk part yang harus diganti, di servis, atau rusak sebaiknya komponen harus asli, kalau penggantian part Suzuki berlabel Suzuki Genuine Parts. 
  5. Jika jenis power steering memiliki tipe hidrolik, diwajibkan karet pelindung boot steer harus dibersihkan dan selalu di cek apakah sebelah kanan dan kiri lepas, robek atau terjadi kerusakan lainnya. 
  6. Mobil disaat kita parkirkan untuk posisi roda depan wajib kita luruskan. 
  7. Penggunaan ban mobil dianjurkan juga memiliki gesekan yang rendah.

Keterangan fungsi dari power steering yaitu :
  • Control Module : digunakan untuk pengaturan kerja EPS ini merupakan program komputerisasi.
  • Motor elektrik : adalah fungsi dari mengurangi beban di saat batang stir kita putar.
  • Vehicle Speed Sensor : Pada Terletak di gearbox yg berfungsi menginformasikan kecepatan mobil.
  • Torque Sensor : terdapat pada kolom setir yang berguna untuk memberikan informasi setir pada saat diputar dan seberapa cepat perputarannya.
  • Clutch : bertugas untuk menghubungkan dan melepaskan antara motor dan batang setir sesuai kondisi
  • Noise Suppressor : Bertindak sebagai sensor yg mendeteksi mesin sedang bekerja atau tidak.
  • Onboard Diagnostic Display : Berupa indikator di panel instrumen yang akan menyala jika ada masalah dengan sistem EPS.

Artikel Terkait:

Posted by: Roy Wijaya Mr
Dealer Mobil Suzuki Semarang, Updated at: 15.16
Comments
2 Comments

2 komentar :

  1. Cukup lengkap juga penjelasan mengenai power steering, antara hidrolik dan electrik

    BalasHapus
  2. saya punya mobil dengan kemudi power steering hidraulik tapi setelah saya gunakan seperti saya belok kan rupanya agak berat, lalu saya coba cek di bengkel. orang mekanik mengatakan ini ada kaitannya dengan kelistrikan di mobil saya bermasalah.

    yang jadi pertanyaan apa betul power stering hidrolik juga masih menggunakan listrik

    BalasHapus

Salam Hormat Kami

SALES MARKETING
ROY

Telp atau SMS
083-84-22-78-725
082-13-37-86-056

PIN BB 26BBCE66

pusatsuzuki@yahoo.com

Dealer Suzuki Semarang

artikel paling banyak di baca

relasi customer mobil suzuki gratis-servis-mobil-suzuki

eXTReMe Tracker
cari artikel mobil