Tidak Saja Anak Terampil Mengemudi Tapi Perlu Menjaga Emosi

anak-belum-cukup-umur-setir
Penentu keselamatan berkendara bukan hanya keterampilan mengemudi saja, tapi juga nalar dan kemampuan mengatur emosi. SIM tidak diberikan pada remaja dibawah usia 17 tahun karena faktor ini. Di negara berkembang seperti Indonesia, pemahaman yang banyak muncul adalah mengemudi ditentukan oleh skill atau ketrampilan.

" Karena itu banyak anak kecil kakinya aja belum nyampai, udah bawa motor atau mobil. Dan ini tidak ditentukan oleh kemampuan ekonomi. Yang kaya, waktu anaknya ulang tahun dikasih hadiah mobil, padahal belum 17 tahun,"

Dalam dunia safety dikenal indikasi bahaya dan pengendalian resiko. Artinya nalar seseorang saat berkendara itu memperhatikan semua potensi bahaya, menilai risiko dan bagaimana mengendalikan risiko itu agar hilang atau kurang. Ini yang tidak dipunyai pengemudi anak-anak atau remaja.

" Bagi yang sudah dewasa tentu dalam pola pikirnya, nalarnya akan bertanya apa yang dilihat? Bagaimana jika, apa akibatnya. Nalar seperti ini banyak dipengaruhi wawasan, pengalaman kedewasaannya. Jadi bukan ditentukan oleh fisik seseorang, misalnya sudah cukup tinggi naik motor."
anak-mengemudi-mobil
Mengemudi perlu kemampuan membaca situasi menilai sebab akibatnya dan memutuskan tindakan yang tepat pada saat yang tepat untuk mengurangi atau menghilangkan risiko. Ini yang tidak dipunyai anak-anak usia dini.
"Lihat seorang anak kecil yang naik motor, mereka lebih berani boncengan rame-rame, membelok tanpa melihat kondisi belokan. Ini karena pola pikir, nalar mereka".

Lalu bagaimana mengantisipasi kalau anak merengek minta dibelikan motor? Atau curi-curi pakai mobil atau motor Bapaknya? Melarang dengan keras saja ternyata tidak cukup. Komunikasi, jangan hanya melarang karena itu hanya mendorong anak untuk akal-akalan. Berikan instruksi atau larangan berikut penjelasan logisnya.

Kedua, fasilitas anak yang memiliki keinginan kuat cenderung sulit dilarang atau diberi tahu. " Ajak ke sirkuit tapi dengan komitmen. Bahwa mereka diberi kesempatan ngebut, tapi hanya di sirkuit. Ajari mereka untuk bertanggung jawab. Ini juga membangun kesadaran dan pengetahuan teknik driving termasuk risiko ngebut. "

Berlangganan Majalah Suzuki Gratis:

2 Responses to "Tidak Saja Anak Terampil Mengemudi Tapi Perlu Menjaga Emosi"

  1. mmakasih inpho dan ilmunya gan...
    sangat bermanfaat....
    salam blogger...,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya ditungguin kemana aja bos, kok lama ga mampir

      Hapus

Salam Hormat Kami

SALES MARKETING
ROY

Telp atau SMS
0819-1433-4492
082-13-37-86-056

PIN BB = D54-9C-BEC

pusatsuzuki@yahoo.com

Dealer Suzuki Semarang