Waspada Suhu 39 derajat Panasnya Matahari

cara parkir di matahari
Beberapa minggu belakangan ini, mungkin Anda merasakan hawa panas atau cuaca terik diatas rata-rata. Bahkan untuk mobil yang memiliki fitur temperatur udara luar, bisa terbaca sampai 38 derajat celcius.
Sebuah anomali yang terjadi karena matahari bersinar dengan frontal ditambah dengan makin menipisnya ozon layer di atmosfer bumi. Kondisi ini jelas berdampak pada kendaraan kesayangan saat dijalan.

Sayang pasang AC hingga pol, tetap kabin masih belum terasa dingin, jangan-jangan AC saya rusak, ujar Eka Wulansari ibu rumah tangga yang sehari-hari menjemput anaknya pulang sekolah menggunakan Suzuki APV.
Baca Juga : Harga Kredit APV Semarang

Tak hanya Eka Wulansari yang merasakan hal ini. Artinya tingginya suhu udara luar bisa memberi dampak negatif terhadap besutan kesayangannya.

Lantas upaya apa saja yang bisa ditempuh agar perjalanan dan kondisi mobil tetap nyaman dan terjaga selama matahari menyemburkan ultra violet bersuhu diatas rata-rata tadi. Jangan salahkan perangkat atau pernik di mobil, karena sebenarnya tak ada yang bisa disalahkan. Tetapi beberapa tindakan preventif bisa diambil agar tidak merugikan saat melaju atau bermacet-macetan di jalan raya saat matahari terik.
Kaca Film
Saat ini penggunaan kaca film untuk kaca depan sudah lumrah. Sebab, besarnya kaca depan yang langsung di terpa sinar matahari menjadi salah satu penyumbang panas kabin cukup besar. "Sebisa mungkin jangan pilih yang hitam, tapi silver. Sebab untuk visualisasi pandangan keluar. Kalau gelap jadi berbahaya. Sedang bagian samping dan belakang diperkenankan warna hitam. Baik untuk depan, samping dan belakang pastikan kaca filmnya menolak panas dengan baik.
Baca Juga : Harga Pasang Kaca Film Mobil Gedung Semarang

Selain itu untuk menahan panas banyak juga konsumen yang melapis ulang kaca film. Jadi satu kaca menggunakan dua lapis kaca film. Ini tidak disarankan, sebab kaca film dirancang untuk menempel pada kaca, bukan kaca film. Sehingga bisa saja dalam jangka waktu lama terjadi gelembung karena lem terangkat.
Kerugian lainnya motor power window bisa rusak karena kaca lebih berat dalam bergerak.

AC
Pernah merasakan hembusa angin AC tak sanggup mendinginkan kabin? Mungkin salah memposisikannya. " Kalau benar-benar terik, thermostat atau pilihan suhu (Indikator AC berwarna biru-red), bisa dipilih paling maksimal. Pada mobil-mobil mewah sudah ada pilihan derajatnya yang diinginkan. Kekencangan fan atau hembusannya bisa ditambah satu tingkat.
Anggapan mengencangkan hembusan angin AC akan membuat kabin lebih dingin tidak terlalu tepat. Kalau mempercepat pendinginan kabin memang benar. Bukan membuat kabin jadi lebih dingin. Tegasnya, sebab ini hanya kencang atau tidaknya hembusan, bukan pada dingin atau tidaknya. Semakin kencang hembusan AC, justru semakin berisik suara yang dihasilkan.
Jika suhu kabin sudah dingin pilihan thermostat atau suhu bisa dikurangi bertahap.

Gordyn/Krey
Untuk beberapa mobil MPV, SUV dan bahkan sedan, pemakaian gordyn atau krey layaknya bus antar kota antar propinsi (AKAP) bisa menjadi alternatif untuk menghalau teriknya matahari. Namun belum tentu menjadi solusi dari panasnya hawa didalam kabin. Gorden, Tirai  atau Korden beberapa orang menyebutnya lebih berfungsi untuk menangkal silaunya sinar matahari layaknya sun shield.
Pada saat besutan kesayangan terpaksa parkir dilahan terbuka dengan kondisi matahari terik dengan kondisi matahari terik Gorden, Tirai, Sun Shield atau Korden bisa membantu mengurangi proses fading(memudar) pada bagian interior seperti dasbor, jok atau setir.
Tetapi untuk mengurangi hawa panas, lebih baik membuka setiap kaca jendela sekitar 3mm atau 0,3cm agar udara yang memuai didalam kabin bisa keluar.
Kerap terjadi, kaca depan atau belakang sebuah mobil pecah tanpa sebab karena efek pemuaian udara yang memiliki tekanan sehingga mampu memecahkan kaca tebal sekalipun.
Parkir
Salah satu dilema yakni mencari parkir di kota besar. Seringkali karena keterbatasan lahan, parkir kendaraan dibawah terik matahari langsung. Jika demikian, nantinya saat kembali ke mobil, maka kabin akan sangat panas. Supaya hawa panas tidak terlalu terperangkap, buka sedikit kaca jendela. Maksudnya supaya ada sirkulasi udara di kabin meski sedikit.
Namun pelaksanaannya juga harus di cermati dengan baik. Jika lingkungan sekitar terlalu berdebu atau rawan tindak kejahatan urungkan melakukan hal tersebut.
Hal serupa juga bisa di terapkan ketika parkir dibawah pohon. Walau tak terkena sinar matahari langsung, tapi biasanya tetap ada hawa panas di kabin. Saat kembali ke mobil, sebelum dijalankan, hidupkan dahulu AC mobil sambil kaca jendela atau pintu mobil dibuka. Maksudnya supaya udara panas dapat keluar lebih cepat.

Tekanan Ban
Sangat berkaitan erat dengan isi udara didalam ban. Sesuai sifat udara yang bisa memuai bila terkena panas berlebihan, sebaiknya mengisi angin (udara bertekanan) dalam jumlah ideal.
Tanpa di sadari tekanan atau pressure udara bisa bertambah 10-15 persen bila dalam kondisi suhu puncak. Bisa dibayangkan bila suhu udara luar mencapai 39 derajat dan tapak ban terpanggang aspal panas.
Untuk ban standar pabrik dengan profil 60-70 sebaiknya diisi angin tak lebih dari 30psi.
Lewat dari angka itu ban terlalu keras saat matahari bolong. Selain bantingan mobil menjadi keras juga dapat merusak anatomi ban itu sendiri.

Berlangganan Majalah Suzuki Gratis:

2 Responses to "Waspada Suhu 39 derajat Panasnya Matahari"

  1. ia nih.. hawa di jogja jg terasa panaaas sekali

    BalasHapus
  2. berapa derajat mas di jogja panasnya

    BalasHapus

Salam Hormat Kami

SALES MARKETING
ROY

Telp atau SMS
0819-1433-4492
082-13-37-86-056

PIN BB = D54-9C-BEC

pusatsuzuki@yahoo.com

Dealer Suzuki Semarang