Mobil Bekas dari Banjir Perlu Selektif

Bila Anda sedang berburu mobil seken idaman saat ini, hindari luput perhatian pada beberapa item yang disebabkan banjir.
Mencari mobil seken memang tidak terbatas pada musim apapun. Tidak terkecuali saat musim hujan alias kondisi banjir sekalipun. Hanya saja, perhatian ekstra tetap mesti Anda terapkan dalam berburu mobil idaman.
Bukan apa-apa, mobil seken yang pernah terendam banjir punya sederet masalah yang bakal dihadapi. Bisa jadi, tawaran yang menarik seperti harga paling murah dari pasaran menjadi daya tarik kuat.
Pada kondisi ini, justru ketelitian extra serta kehatian-hatian Anda mesti ada. Maklum tidak sedikit mobil yang. terendam banjir dan langsung dijual oleh pemiliknya. Memang sebelum menjual si pemilik bakal memperbaiki dan mempercantikan tampilan mobilnya. Sekali lagi, langkah ini untuk menarik perhatian konsumen untuk segera bertransaksi.
Sebagai langkah antisipasi, tentu pemeriksaan menyeluruh perlu dilakukan. Termasuk performa secara keseluruhan menjadi dasar sebelum memboyong mobil idaman.
Jadi bukan lantaran banderol harga murah, tapi sejatinya, karena segala sisi dari mobkas itu masih pada kondisi yang dapat Anda terima. Termasuk bebas dari rendaman banjir tentunya.
Nah ada cara mengatasi yang bisa kita lakukan untuk menghindari mobil bekas rendaman banjir. Jangan terpedaya oleh tampilan eksterior semata. Paling tidak, efek samping yang bakal didera bisa dihindari dengan mengetahui ciri cirinya.
  • Periksa interior
    Paling kentara dengan memeriksa kondisi interior. Jangan terkecoh pada penampilan eksterior kala berhadapan dengan mobil yang sedang di incar. Periksa panel dan sudut yang ada di dalam kabin. Seperti dibawah dasbor, dibawah ban cadangan dikabin, panel instrument, door trim, kompartement, hingga ke lokasi baut di interior. Umumnya ada endapan kotoran berupa lumpur masih menyisa di area ini.
  • Bau Tidak Sedap
    Masih dalam area kabin, mobil yang pernah terendam banjir, pasti menyisakan bau yang tak sedap. Bila saat membuka pintu, bau tidak sedap terendus, Anda mesti curiga. Pun demikian bila aroma pewangi yang berlebihan. Kecurigaannya, si penjual menyiasati kondisi ini untuk memanipulsasi aroma kabin. Bisa juga bau tak sedap dari AC.
  • Bercak atau Noda
    Logikanya, bila mobil dalam kondisi terendam, kotoran berupa lumpur bakal membekas. Lihat saja sejumlah piranti seperti jok, karpet, hingga karet pintu. Periksa teliti perbedaan warnanya dan sisa kotoran yang masih melekat. Bila di karpet, periksa bagian bawahnya atau pada karet pintu. Sementara jok, lihat gradasi warnanya.
  • Cek Perangkat Elektronik
    Coba Anda cek fungsi perangkat elektronik. Seperti mengecek fungsi lampu, central door lock, power windows, wiper, slot lighter, lampu sein, suara ketika mesin di start dan lainnya. Pastikan kondisi piranti elektronik itu dalam baik. Bila tidak, kemungkinan pernah terendam banjir menjadi alasan kuat untuk kasus ini.
  • Domisili
    Anda bisa menanyakan domisili pemilik mobil. Bisa juga memeriksa lewat STNK. Setidaknya informasi domisili menjadi dasar untuk melanjutkan proses selanjutnya. Perhatikan lokasi tempat tinggal dan aktivitas kesehariannya, rawan banjir apa tidak. Langkah ini memang untuk menyakinkan saja, bila mobil yang belum balik nama dan dipakai di daerah berbeda dengan STNK.

Berlangganan Majalah Suzuki Gratis:

3 Responses to "Mobil Bekas dari Banjir Perlu Selektif"

  1. Sangat sulit membedakan antara mobil yang sudah diperbaiki sebaik mungkin untuk mengetahui apakah mobil itu pernah kena musibah banjir.

    BalasHapus
  2. Makasih infonya mas bermanfaat sekali bila kita ingin membeli mobil bekas, soalnya terkadang banyak yang ditutupi bila ada yang cacat

    BalasHapus

Salam Hormat Kami

SALES MARKETING
ROY

Telp atau SMS
0819-1433-4492
082-13-37-86-056

PIN BB = D54-9C-BEC

pusatsuzuki@yahoo.com

Dealer Suzuki Semarang