Usaha Menghindari Panas Saat Berkendara

Suzuki Semarang - Musim kemarau sudah sering dialami tiap tahunnya, biasanya pada bulan September hingga menjelang akhir tahun ini. Tetapi panas matahari di tahun ini sudah tidak bersahabat lagi, hingga mencapai 42 derajat celcius.
Apalagi di saat berkendara beberapa orang berusaha menghindari panas matahari, bila naik sepeda motor pasti melindungi tubuh dengan jaket berbahan tipis yang dapat tembus angin ke dalam tubuh dan sarung tangan berguna menutupi kontak sinar ultraviolet langsung, bila naik mobil banyak usaha untuk melindungi cuaca kemarau ini :
KACA FILM
Saat ini penggunaan kaca film untuk kaca depan sudah lumrah. Sebab besarnya kaca depan yang langsung di terpa sinar matahari menjadi salah satu penyumbang panas kabin cukup besar, "Sebisa mungkin jangan pilih yang hitam, tapi silver. Sebab untuk visualisasi pandangan keluar. Kalau gelap jadi berbahaya."
Sedang bagian samping dan belakang diperkenankan warna hitam yang penting dapat menolak panas dengan baik. Selain itu untuk menahan panas banyak juga konsumen yang sengaja melapisi ulang kaca film. Jadi, satu kaca menggunakan dua lapis kaca film. Ini tidak disarankan, sebab Kaca Film dirancang untuk menempel pada kaca saja, bukan untuk kaca film. Sehingga bisa saja dalam jangka panjang, terjadi gelembung karena lem terangkat. Kerugian lainnya, motor power window bisa rusak karena kaca jadi lebih berat dalam bergerak.
Baca Juga : Harga Pasang Kaca Film Mobil dan Gedung

TEKANAN BAN
Sangat berkaitan erat dengan isi udara didalam ban. Sesuai sifat udara yang bisa memuai bila terkena panas berlebihan, sebaiknya mengisi angin (udara bertekanan) dalam jumlah ideal.
Tanpa disadari, tekanan atau pressure udara bisa bertambah 10% - 15% bila dalam kondisi suhu puncak. Bisa dibayangkan bila suhu udara diluar mencapai 41 derajat dan tapak ban terpanggang aspal yang panas.
Untuk ban standar pabrik dengan profil 60-70 sebaiknya diisi angin tak lebih dari 30 psi. Lewat dari angka itu, ban terlalu keras saat di tengah matahari bolong. Selain itu bantingan mobil jadi keras, juga akan merusak anatomi ban itu sendiri.

PARKIR
Salah satu dilema mencari parkir mobil di kota besar. Seringkali keterbatasan lahan, terpaksa parkir kendaraan di lahan terbuka. Jika demikian, nantinya saat kembali di mobil, maka kabin sangat panas. Supaya hawa panas tidak terlalu terperangkap, buka sedikit kaca jendela. Maksudnya supaya ada sirkulasi udara di kabin meski sedikit.
Namun pelaksanaannya juga harus dicermati dengan baik. Jika lingkungan sekitar terlalu berdebu atau rawan tindak kejahatan urungkan melakukan hal tersebut.
Hal serupa juga bisa diterapkan ketika parkir di bawah pohon. Walau terkena sinar matahari langsung, tapi biasanya tetap ada hawa panas di kabin.
Saat kembali ke mobil, sebelum dijalankan, hidupkan dahulu AC mobil sambil kaca jendela atau pintu mobil dibuka, maksudnya supaya udara panas dalam kabin dapat keluar dengan cepat.

GORDEN atau TIRAI
Untuk beberapa mobil MPV,SUV dan bahkan sedan, pemakaian goreden atau tirai layaknya bus antar kota antar propinsi (AKAP) bisa menjadi alternatif untuk menghalau teriknya matahari.
Namun belum tentu menjadi solusi dari panasnya hawa di dalam kabin.
Gorden lebih berfungsi untuk menangkal silaunya sinar matahari layaknya sun shield. Pada saat besutan kesayangan terpaksa parkir dilahan terbuka dengan kondisi matahari terik, gorden, tirai atau sun shield bisa membantu mengurangi proses fading (memudar) pada bagian interior seperti dasbor, jok atau setir.
Tetapi untuk mengurangi hawa panas, lebih baik membuka setiap kaca jendela sekitar 3 mm atau 0,3 cm agar udara yang memuai didalam kabin bisa keluar.
Kerap terjadi kaca depan atau belakang sebuah mobil pecah tanpa sebab, karena efek pemuaian udara yang memiliki tekanan sehingga mampu memecahkan kaca tebal sekalipun.

AC
Pernah merasakan hembusan angin AC tak sanggup mendinginkan kabin? Mungkin salah memposisikan. Kalau benar-benar terik, thermostat atau pilihan suhu (indikator AC berwarna biru dan merah), bisa dipilih paling maksimal. Pada mobil-mobil mewah sudah ada pilihan derajat yang diinginkan. Kekencangan fan atau hembusan angin bisa ditambah satu tingkat.
Anggapan yang mengencangkan hembusan angin AC akan membuat kabin lebih dingin tidak terlalu tepat.
Baca Juga : Kenapa AC Mobil Jadi Panas Sekali
Kalau mempercepat pendinginan kabin memang benar. Bukan membuat kabin jadi lebih dingin. Sebab ini hanya kencang atau tidaknya hembusan, bukan pada dingin atau tidaknya. Semakin kencang AC, justru semakin berisik suara yang dihasilkan.
Jika suhu kabin sudah dingin, pilihan thermostat atau suhu bisa dikurangi secara bertahap.

Berlangganan Majalah Suzuki Gratis:

2 Responses to "Usaha Menghindari Panas Saat Berkendara"

  1. iya memang benar panas udara di siang hari sungguh luar biasa

    BalasHapus

Salam Hormat Kami

SALES MARKETING
ROY

Telp atau SMS
0819-1433-4492
082-13-37-86-056

PIN BB = D54-9C-BEC

pusatsuzuki@yahoo.com

Dealer Suzuki Semarang

close
call center suzuki